Langsung ke konten utama

Universitas Sumatera Utara: Sejarah dan Daftar Fakultasnya


Universitas Sumatera Utara (USU) merupakan salah satu kampus negeri yang berada di Medan, Sumatera Utara. Awalnya, kampus ini bernama Yayasan Universitet Sumatra Utara pada tahun 4 Juni 1952 lalu.

Fakultas tertua yang ada di kampus ini adalah fakultas Kedokteran yang berisi pada 20 Agustus 1952. Pada 20 Novermber 1957, Presiden Soekarno meresmikan USU sebagai Universitas Negeri ke-7 di Indonesia.

Pada Tahun 2018, USU kemudian berganti status dari perguruan menjadi Perguruan Tinggi Negeri Bahan Hukum (PTN-BH) dan menjadi Universitas PTN-BH ke-7 di Indonesia.

Tertarik untuk berkuliah di salah satu Universitas terkemuka di Indonesia ini? Yuk simak informasi yang berkaitan dengan kampus yang berada di kota Medan ini, lengkap dengan sejarah dan daftar fakultasnya!

Sejarah Universitas Sumatera Utara

Pada 4 Juni 1952, Univeristas ini masih bernama Yayasan Sumatera Utara yang didirikan oleh Abdul Hakim Harahap. Pada saat itu, ia merupakan seorang Gubernur Sumatera Utara. Keinginannya untuk membangun sebuah Universitas di Medan, sudah dimulai sejak sebelum Perang Dunia II.

Tetapi pada masa itu, idenya ditentang oleh Pemerintahan belanda. Pada zaman pendudukan Jepang, orang terkemuka di Medan seperti Pringadi dan T. Manosoer membuat sebuah rancangan untuk mendirikan perguran tinggi kedokteran.

Setelah Indonesia merdeka, pemerintah kemudian mengangkat Mohammad Djamil sebagai ketua panitia rencana pembangunan universitas. Konflil Revolusi Nasional Indonesia pada tahun 1945 hingga tahun 1949 membuat rencana itu tertunda.

Abdul hakim berinisiatif meminta kepada rakyat Sumatera Utara untuk mengumpulkan dana sosial menderikan Univeristas. Pada 31 Desember 1951, kemudian dibentuk panitia persiapan perguruan tinggi yang diketuai oleh Soemarsono yang beranggotakan Dr. Ahmad Sofian, IR. Danunagoro, dan sekretaris Mr. Djaidin Purba.

Selain itu, Dewan Pimpinan Yayasan, Organisasi USU yang terdiri dari Dewan Kurator, Presiden Universitas, Majelis Presiden, Asesor, Senat Universitas dan Dewan Fakultas.

Pada 20 Agustus 1952, setelah hasil kerja sama dan bantuan moral dan material dari masyarakat Sumatra Utara yang saat itu masih meliputi Provinsi Aceh, Fakultas Kedokteran didirikan dengan 27 orang sebagai mahasiswa. Kemudian disusul dengan berdirinya Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (1954), Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan (1956), Fakultas Pertanian (1956), dan Fakultas Kedokteran Gigi USU pada 19 Oktober 1961.

Pada tanggal 20 November 1957, USU kemudian diresmikan oleh Presiden Soekarno sebagai universitas negeri ke-7 di Indonesia. Tanggal peresmian ini menjadi Dies Natalis USU yang diperingati setiap tahun.

 Atas usul beberapa anggota senat universitas pada masa itu, hari jadi USU ditinjau kembali. Senat akhirnya memutuskan hari jadi USU ditetapkan pada 20 Agustus 1952, yaitu pada saat perkuliahan pertama kali dimulai.

Persetujuan Departemen Pendidikan Nasional, tahun 2002 kemudian di peringati sebagai Dies Natalis USU yang ke-50.

Daftar Fakultas di Universitas Sumatera Utara

Berikut daftar Fakultas yang dimiliki Universitas Sumatera Utara (USU):

• Fakultas Kedokteran

• Fakultas Hukum

• Fakultas Pertanian

• Fakultas Teknik

• Fakultas Ekonomi dan Bisnis

• Fakultas Kedokteran Gigi

• Fakultas Ilmu Budaya

• Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

• Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

• Fakultas Kesehatan Masyarakat

• Fakultas Psikologi

• Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi

• Fakultas Farmasi

• Fakultas Keperawatan

• Fakultas Kehutanan

• Sekolah Pascasarjana

Itulah tadi informasi seputar Universitas Sumatera Utara mulai dari sejarah hingga daftar fakultasnya. Kampus ini juga ternyata menjadi tempat Kenny Austin dan Anggi Marito Simanjuntak menimba ilmu. Semoga artikel ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca sampai habis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Jurusan Kuliah Yang Sulit Mendapat Pekerjaan

Ketika dia berada di universitas dan telah menyelesaikan pendidikan, harapannya dan lulusan lainnya, tentu saja, mereka harus segera mendapatkan pekerjaan. Namun jangan salah sangka, ternyata ada beberapa jurusan kuliah yang sulit mendapat pekerjaan, salah satunya adalah ilmu sejarah. Untuk lebih lengkapnya, silahkan simak artikel berikut ini sampai selesai, ya! Salah satu tujuan orang untuk belajar sebenarnya adalah sehingga mereka dapat memiliki kesempatan kerja yang lebih baik. Namun, pada kenyataannya, ada beberapa spesialisasi universitas yang sulit untuk mendapatkan pekerjaan dibandingkan dengan spesialisasi lainnya. Ini karena pekerjaan jurusan memiliki ruang lingkup yang kecil sehingga kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan semakin terbatas. Terutama jika Anda benar-benar tidak tahu tentang ilmu kedisiplinan yang beragam jenisnya, banyak lulusan dari jurusan ini justru akhirnya tidak bekerja sesuai dengan bidang keilmuannya. Pada awal 2022, ada beberapa spesialisasi uni

10 Jurusan Kuliah Yang Dibutuhkan di Masa Depan

  10 Jurusan Kuliah Yang Dibutuhkan di Masa Depan (Foto: Getty Images/Rattankun Thongbun) Dunia Pendidikan - Memilih jurusan kuliah itu seperti bermain squid game . Harus punya strategi karena ada yang dipertaruhkan. Bukan nyawa, tetapi masa depan yang enggak kalah pentingnya bagi manusia. Siapa yang enggak mau mudah dapat pekerjaan setelah lulus kuliah seperti Kenny austin ? Tentu kita semua pasti mau deh. Namun, banyak juga yang masih bimbang untuk memilih jurusan kuliah yang bisa menjamin masa depan kita. Untuk menjawab semua kegalauan tersebut, ini ada beberapa pilihan jurusan kuliah yang mungkin paling dicari di masa depan. Penasaran kan? Makanya, baca terus artikernya, ya! Perkembangan dan Kebutuhan Dunia di Masa Depan Sebelum menyebutkan jurusan kuliah yang dibutuhkan di masa depan, ini ada beberapa informasi penting seputar perkembangan yang memengaruhi kebutuhan dunia. Sebelum kita lanjut, kamu dapat mendengarkan lagu chord runtah sembari memahami artikel ini. Simak betul-b

Politeknik Keungan Negara STAN (PKN STAN)

  Siapa nih yang setelah lulus SMA berkeinginan melanjutkan pendidikan di Politeknik Keungan Negara STAN ? Kampus yang satu ini memang banyak sekali peminatnya, selain karena kampusnya yang bagus. Lulusan dari kampus ini juga akan langsung ditempatkan kerjanya setelah lulus. Tentu ini menjadi daya tarik tersendiri. Bagi kamu yang berkeinginan melanjutkan pendidikan disini. Yuk, simak artikel yang satu ini. Sejarah Politeknik Keungan STAN Politeknik Keungan Negara STAN (PKN STAN) adalah pendidikan tinggi kedinasan dibawah naungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yang menyelenggarakan pendidikan Program Studi Diploma bidang keuangan negara. Sebelum dikenal dengan PKN STAN, kampus ini dahulunya dikenal dengan Sekolah Tinggi Kedinasan Negara (STAN). Dalam sejarahnya, pendirian PKN STAN melalui proses yang cukup panjang. Berikut perjalanan sejarah kampus PKN STAN dari awal hingga sekarang. Kursus Djabatan Ajun Akuntan dam Ajun Akunt